Sabtu, 20 Maret 2010

Makasih, Sobat..

Ternyata yang bikin mata gw berkaca-kaca itu bukanlah masalah yang telah membuat gw babak belur ini. Bukan situasi yang terasa begitu menghimpit sampe gw rasanya jungkir balik gak karu-karuan ini.
Bukan itu ternyata.
Tapi sebuah pesan pendek dari sahabat yang udah jauh, dan hampir beberapa bulan ini gak pernah ketemu lagi karena setelah menikah dia diboyong oleh suaminya ke Bandung. Padahal sebelumnya kita tak pernah tidak bertemu terlalu lama. Selalu saja ada alasan untuk hang out bareng. Ke Gramedia lah, ke Pustaka Daerah lah, pulang bareng lah, saling mengunjungi dengan alasan macam-macam, bahkan kadang juga makan di luar. Kalau pun tidak ketemu, paling tidak telfon-telfonan. Tapi setelah berpisah, komunikasi itu hampir terputus karena bahkan untuk telfon-telfonan pun sinyalnya susah banget.
Isi sms nya pun simple aja. Dia bilang dia tiba-tiba ingat gw. Trus nanyain kabar gw sama kabar ibu. Itu aja..
Makasih ya, sob..
Mudah-mudahan nanti kita bisa ketemu lagi dalam kondisi yang lebih baik. Semoga di sana, dirimu dan keluargamu selalu dilindungi oleh Allah. Semoga kita termasuk hamba yang diridhoiNya. Amin.

Tidak ada komentar: