Rabu, 19 November 2008

Happy Birthday

Hidup itu cuma bentar. Bentar marah. Bentar sedih. Bentar happy…, eh bentar lagi meninggal dech… Hehe. Benar-benar bukan cara yang romantis buat ngucapin selamat ulang tahun ya… Tapi bukankan memang gak ada yang romantis jika itu menyangkut kematian? Atau singkatnya, apakah kematian itu adalah momen yang romantis?
Biasanya saat ulang tahun, kita kan diberi ucapan selamat. Selamat panjang umur, bertambah usia, dan biasanya juga diiringi dengan doa dan harapan-harapan dari yang ngasih ucapan ulang tahun itu. Trus, apa hubungannya dengan si ‘ending kehidupan’ yang bernama kematian itu?
Simple aja. Tiap hari yang kita lalui, detik-detik yang kita jalani, mestinya membuat kita menyadari bahwa sebetulnya ‘jatah hidup’ kita telah berkurang dan membawa kita semakin mendekati muara yang pasti. Hanya saja kita gak tahu kapan pastinya saat itu datang. Bisa saja sepuluh tahun lagi, dua puluh tahun lagi, enam bulan lagi, atau bisa jadi malah hanya beberapa detik lagi. Karena memang itu adalah hak prerogatif Sang Penguasa Kehidupan, dan kita sama sekali gak dikasih kepercayaan untuk mengetahui hal itu.
Pertanyaannya bukanlah kapan. Tapi apa yang sudah kita persiapakan untuk menyambut hari itu. Sudahkah bekal kita cukup. Akankah nanti kita termasuk orang-orang yang beruntung. Mungkinkah nanti kita akan berakhir indah di surga jannatul naim, atau malah terbenam selamanya di neraka?
Kita gak tahu kapan terakhir kita bisa menghirup udara dunia ini. Juga gak tahu sampai kapan lidah masih mampu berucap. Tidak tahu sepanjang apa batas usia kita dan selama apa pintu taubat masih membentang untuk kita. Tapi kita pasti kembali. Menghadap Nya, suatu hari nanti.
Tapi ngomong-ngomong soal romantis, saya mau meralat sedikit. Kematian sebenarnya adalah momen paling romantis yang pernah ada sepanjang sejarah hidup manusia, yang mestinya menjadi saat yang paling kita tunggu-tunggu. Karena itu adalah gerbang yang akan mengantar kita bertemu dan bersatu dengan kekasih abadi kita, Sang Khaliq, Allah Azza wajalla. Penghubung yang akan mempertemukan kita dengan junjungan kita, Nabi muhammad SAW.

(Buat Lira, Cece, Ratna, dan Bang Reniel… Happy Birthday)

Tidak ada komentar: